Saturday, January 30, 2010

Warisan Cagar Budaya Bekasi

Warisan cagar budaya kota Bekasi akan menjadi aset pariwisata bila dikelola dengan baik serta dijadikan paket wisata yang ditawarkan oleh biro perjalanan wisata. Kepala dinas Dinas Pemuda, Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi, Alex Zulkarnain di Bekasi, Sabtu (27/6), mengatakan, aset wisata sejarah yang dimiliki Bekasi belum digunakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan tamu ke daerah itu.


Aset cagar budaya yang dimiliki kota Bekasi berupa Monumen Sejarah Perjuangan Kali Bekasi di stasiun bus, Tugu Pahlawan Bekasi di Jalan Veteran, Gedong Papak di Jalan Juanda, Tugu di kawasan proyek dan Gongkaman di Mustika Jaya.

"Aset budaya berupa bangunan cagar budaya di Kota Bekasi cenderung terabaikan akibat tidak adanya kegiatan pemeliharaan rutin, hingga bangunan bernilai historis tersebut kehilangan daya tarik termasuk bagi wisatawan," ujarnya. Hingga kini biro perjalanan belum memanfaatkan aset cagar budaya tersebut dalam menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara ke kota Bekasi.

Alex menyatakan, kota Bekasi sebagai penyangga Jakarta lebih dikenal sebagai kota untuk berbelanja dengan banyaknya mall-mall serta aneka produk kerajinan dan industri. Kalaupun ada wisatawan yang datang, mereka bukan bertujuan semata-mata melihat wisata kota Bekasi, melainkan sebagai tempat perlintasan maupun transit. Meski begitu, menurut Alex bila aset cagar budaya tersebut dipelihara serta dibuat hidup, maka orang yang ke Bekasi akan menyempatkan waktu berkunjung ke aset cagar budaya tersebut.

"Keberadaan aset cagar budaya yang tidak dipelihara itu mengurangi daya tarik Kota Bekasi dalam menggaet wisatawan untuk melihat dan mengetahui sejarah kota," ujarnya. Ia mengatakan, aset cagar budaya yang ada masih dipersepsikan seperti benda mati yang diperlakukan sama dengan bangunan lain.

Beberapa bangunan hanya dibersihkan dengan partisipasi warga setempat, sementara dana APBD untuk kegiatan pemeliharaan bangunan cagar budaya tidak ada sama sekali. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga belum pernah mengucurkan dana untuk perbaikan bangunan bersejarah tersebut.

Alex menyatakan pemerintah kota Bekasi akan menganggarkan dana perawatan aset cagar budaya tersebut hingga kondisinya lebih terawat dan indah.

"Nantinya orang yang datang ke kota Bekasi merasa belum lengkap bila belum melihat aset cagar budaya kota Bekasi. Untuk sampai kesana masih diperlukan penataan dan promosi," ujarnya. (Bm/Ant)

Sumber : www.ppikotabekasi.net

1 comments:

semesta corporation.blogspot@com said...

bisa mampir ke wisatasejarahbekasi.blogspot.com. kami siap untuk kerja sama. tks

Post a Comment

 

Template by NdyTeeN